SEKAT Studio
Trektrek dan Lapangan Bintang
15-20 Menit
Teater

Di sebuah kota yang langitnya selalu abu-abu, ada seorang anak kecil yang begitu ingin bisa melihat bintang. Harapan anak ini didengar oleh Trektrek, seorang hantu kecil yang belum pernah terlahir menjadi manusia.

Trektrek begitu ingin mengajak si anak kecil untuk melihat lapangan bintang, tempat dimana semua bintang bersinar terang. Tapi si anak tak bisa melihat Trektrek. Kemudian Trektrek mengunjungi beberapa hantu yang lebih tua, mencari tahu, bagaimana cara agar si anak bisa melihatnya.

Perjalanan selanjutnya, membuat Trektrek perlahan-lahan bisa merasakan hidup di dunia.

Profil Seniman

Penghuni dunia ini bukan hanya kita, tapi juga mereka . Berawal di tahun 2010 sebagai sebuah komunitas rumah hantu, kami terus mencari formula media komunikasi yang tepat dengan mereka .
Kami mendengar dan melihat cerita-cerita tentang mereka , lalu mencoba menghidupkannya lewat berbagai bentuk interaksi dan imitasi di tempat-tempat yang penuh dengan aktivitas kita. Kami menciptakan SEKAT untuk kita. Kami memberi ruang untuk mereka .
Di masa depan, kami berharap bisa bertemu segala hal yang membuat kita dapat terus mengambil nilai-nilai dari mereka . Bersama siapa pun. Lewat apa pun. Kapan pun. Di mana pun.
Iskandar Muda: Penulis dan sutradara
Mirza Achmad: Sinematografer
Zoya Rasyidi Thoriq: Konseptor artistik
Muhammad Sabilurrosyad: Penata musik
Lisya Noor Azizah: Penata busana
M. Abdul Aziz: Pendukung teknis
Sebastien Le Goff: Aktor
Tendy Asmara: Aktor
Marsudi: Aktor
Agus Firmansyah: Aktor
PLEASE ROTATE YOUR DEVICE